CARA BERPIDATO YANG BAIK DAN BENAR

Walaupun saya bukan orang yang pintar dalam berpidato. Saya ingin membagikan tips-tips atau cara-cara berpidato yang baik dan benar, supaya anda dapat lancar dan sukses dalam berpidato dimana saja.

Ada 10 penilaian yang menurut saya, banyak diterapkan oleh para juri, yakni:
1. Pengucapan
2. Voulme suara
3. Raut muka
4. Peserta bertatapan kepada pendengar
5. Penampilan
6. Body language
7. Eye contact
8. Percaya diri
9. Topik harus jelas
10. Selera humor

Kita bahas satu persatu yuk:
1. Pengucapan
Pengucapan sangatlah penting, karena para pendengar atau penilai akan mendengar suara kita lebih jelas. Ejalah kata dengan jelas seperti me-, di-, kan-. Karena setiap kata kalau pengucapannya salah akan mengandung makna yang berbeda pula.
Contohnya coba kita bandingkan Rudi itu tangannya panjang dengan Rudi itu tangan panjang.
Meskipun berbeda hanya di pengucapan –nya, tapi mengandung arti yang jauh berbeda.

2. Vouleme suara
Intonasi suara harus jelas, meskipun kadang-kadang kita pakai mikrofon, tapi suaranya rendah, tidak akan terdengar juga. Tapi jangan terlalu kuat juga, volume suara kita dalam berpidato harus tergantung kepada situasi kalau berpidato di depan banyak orang coulumenya agak keras, dan kalau berpidato di tempat yang agak kecil, suaranya sedang-sedang saja, yang penting para pendengar yang diujung dapat mendengarnya.

3. Raut muka
Jangan perlihatkan wajah pucat kita, itu akan memberikan nilai minus untuk juri, bersikaplah tenang dalam setiap keadaan, angaplah tidak ada orang yang mendengar anda. Walau anda baru pertama kali berpidato, anggaplah berpidato seperti mengobrol kepada sanak-saudara terdekat kita. Sehingga raut wajah kita tidak terlalu pucat.

4. Peserta bertatapan dengan pendengar
Sering sekali banyak para peserta mukanya/kepalanya menghadap kebawah kalau tidak ke atas, itu merupakan hal yang salah dalam berpidato. Pidato itu tujuannya adalah menyampaikan informasi kepada banyak orang, apakah di bawah kita ada orang? tidak ada, kan? Maka itu kita harus bertatapan muka dengan orang yang akan kita berikan informasi, agar diberikan nilai plus kepada juri.

5. Penampilan
Jagalah penampilan kita tetap bersih dan rapi, karena juri pasti memperhitungkannya, karena kita berdiri didepan banyak orang, jadi penilaian itu penting. Jika pendengar melihat kita bersih dan rapi, pasti banyak orang yang suka. Ingat penampilan bukanlah wajah kita melainkan pakaian kita dan sikap kita, banyak sekali orang yang salah presepsi tentang penampilan. Orang ganteng sekalipun kalau pakaiannya compang-camping tidak rapi dan bersih juga tidak ada yang suka.

6. Body language
Gerak tangan kita, tingkah laku kita termasuk body language, gerakan tangan sangatlah penting, karena jika kita cuman berbicara saja, sangatlah monoton, tidak ada yang spesial, kalau kita melakukan gerak tangan, atau sebagainya, juri tersebut melihat anda sangt inovatif sekali.

7. Eye contact
Mata merupakan hal penting dalam berpidato, jangan melihat kesana-kemari. Banyak sekali kalau kita melupakan kata-kata sewaktu berpidato mata kita tertutup untuk mengingatnya, itu merupakan kesalahan yang fatal, relaks aja, yang terpenting mata kita harus tertuju kepada para pendengar, ataupun juri, jangan melihat ke atas, kebawah ataupun meta kita tertutup (merem).

8. Percaya diri
Percaya diri atau PD, sangatlah penting, karena jika kita percaya diri, maka volume suara kita, body language kita, raut muka kita. Eye contact kita akan sangat bagus. Percaya diri merangkup semuanya, kalau kita sudah mempersiapkan semuanya sampai hapal mati teksnya tapi kita tidak PD di depan, maka yang kita hafal itu tidak akan keluar, semuanya lupa karena kita takut, dan seperti tertekan.
Anggaplah orang-orang yang mendengarkan adalah murid-murid atau teman-teman yang berwawasan rendah. Jangan anggap dia merupakan orang yang hebat, sehingga membuat orang takut. Ingat pengetahuan itu tidak terbatas, jadi sebagaimana orang pintar pun pasti ada banyak hal yang belum dipelajarinya, jadi jangan takut kalau dikomentari.

9. Topiknya harus jelas
Topik yang akan kita bawakan harus jelas, mengapa? Karena banyak sekali para peserta mengaur saja, dan para pendengar tidak mendapatkan inti dari pidato anda. Ingat para pendengar hanya mendengar jika informasi yang diterima untuk mereka sangatlah bermanfaat. Jadi topiknya harus jelas, jangan setelah bicara ini, bicara yang lain lagi, sehingga pendengar dibuat pusing. Kita harus berpidato dalam topik yang sesuai, walaupun agak dikembangkan sedikit dan agak berbeda itu tidak apa-apa, tapi jangan sampai melenceng sekali dari topic pertama.

10. Selera humor
Ini merupakan yang paling penting, mengapa? Humor bisa memberikan orang tertawa. Dalam keadaan tertawa biasanya orang akan bersemangat, tidak akan ngantuk lagi. Jadi cara agar para pendengar tidak ngantuk atau merasa bosan, berikanlah bahan tawaan dalam pidato anda. Memang serius itu penting untuk berpidato, tapi jika terlalu seriut maka pendengar akan mulai bosan dan jenuh. Kalau ditambah sedikit humor saja mereka akan bersemangat lagi.

Sekian tips-tips saya untuk berpidato dengan benar, semoga dengan membaca karangan saya ini anda dapat menjadi orang yang lebih berwawasLan lagi, dan bermanfaat bagi anda.

Saya pun juga dalam tahap proses pembelajaran. Belajar tidak menyangkut usia tua atau tidak, pintar atau bodoh. Setiap orang pun harus belajar selama masa hidupnya.

Jika ada komentar yang membangun silahkan.
Dan akhir kata, terima kasih kepada orang yang telah membacanya.

About leonardoalcapone

hello, my name is leonardo alcapone i was born in 9 september 1993
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s